Pascaerupsi Besar Sinabung, Petani 3 Kecamatan di Karo Terancam Gagal Panen

Media Swara Semesta (3/3/2021),

Erupsi besar Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Selasa (2/3/2021) membuat ribuan hektare lahan pertanian yang tersebar di tiga kecamatan terancam gagal panen. Abu vulkanis setebal 1 hingga 3 cm merusak tanaman.

Petani salak di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Iswanto Ginting mengatakan, tanaman salaknya mengalami rusak terpapar abu vulkanis erupsi Gunung Sinabung. Tebalnya abu menyebabkan pohon salak miliknya hampir menyentuh tanah karena menahan beban abu yang menempel di daun dan batang pohon.

"Saat ini kami sedang berusaha menyemprotkan tanaman salak kami. Mudahan-mudahan tidak banyak yang rusak," ucap Iswanto Ginting, Rabu (3/3/2021). 

Iswanto sendiri berharap hujan di turun di kawasan desanya. Hal ini tentunya sangat membantu warga untuk menyiram tanaman mereka dari abu vulkanis Gunung Sinabung. 

"Cuaca hari ini mendung, mudah-mudahan hujan. Karena ini akan membantu membersihkan abu vulkanis," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh petani jagung di Kecamatan Kutabuluh, Junita Sembiring. Jagungnya yang baru ditanam sebulan lalu terancam tidak tumbuh karena terpapar abu vulkanis. 

"Kemungkinan besar pasti mati. Apalagi semalam abunya cukup tebal," ujar Junita.

Junita mengaku terpaksa membeli bibit baru untuk tanaman jagung miliknya. Dia kini berharap bantuan dari pemerintah khususnya untuk pengadaan bibit. 

"Mudahan-mudahan ada perhatian pemerintah khususnya untuk bantuan bibit," katanya. 


(dgr/an)


Pascaerupsi Besar Sinabung, Petani 3 Kecamatan di Karo Terancam Gagal Panen Pascaerupsi Besar Sinabung, Petani 3 Kecamatan di Karo Terancam Gagal Panen Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 3.3.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.