Gawat,,,,!! "Upah Pekerja dan Biaya Matrial Pembangunan TPT Beronjong Tak Kunjung Dibayar, "Diduga Oknum Pemborong Lari Dari Tanggung Jawab.
Dugaan praktik tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh pihak CV BU DUMA dalam pelaksanaan proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Beronjong di areal Perusahaan PTPN IV Reegional I, unit kebun gunung monako tepatnya di areal Afd 3,kembali mencuat ke publik.
Proyek pembangunan TPT Bronjong yang menghabiskan dana perusahaan senilai ratusan juta rupiah yang dikerjakan oleh CV BU DUMA selaku pihak ketiga yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek pembangunan tersebut diduga tidak bertanggung jawab atas haknya para pekerja dan juga penyuplai matrial.
Berdasarkan informasi dari salah satu pekerja selaku mandor menyampaikan keluhannya kepada penyuplai matrial melalui telpon via WhatsApp mengatakan bahwa sampai saat ini kekurangan gaji pekerja sekitar Rp.4.500.000,belum juga dibayar,"senyap tanpa ada kabar dari pihak pemborong.
Dan begitu juga dengan penyuplai matrial tanah timbun yang saat ini juga mengeluh atas tindakan pihak pemborong CV BU DUMA, dalam hal pembayaran matrial tanah timbun senilai belasan juta rupiah yang dimana sampai saat ini belum juga diselesaikan.
Mendengarkan keluhan mandor dan penyuplai matrial atas haknya yang belum diterima dari pihak CV BU DUMA, "Ahmad Daim anggota dari Media Swara Semesta.com menghubungi salah satu pihak dari CV BU DUMA yang mengaku sebagai admin, melalui pesan via WhatsApp Sabtu 22, Februari 2026,"mengatakan bahwa saya tidak tahu menahu soal itu,,dan semua urusan yang ada di lapangan itu tanggung jawab pak Budi kalau saya hanya sebagai admin, coba hubungi aja pak Budi ucapnya.
Melihat sikap yang tidak profesional yang terlihat dari pihak CV BU DUMA dalam menangani administrasi, “Diduga kuat ada beberapa Oknum yang mengambil keuntungan pribadi dan sengaja mengabaikan haknya orang lain.
Pembangunan TPT Bronjong yang baru selesai di kerjakan akhir bulan Desember 2025, "yang menghabiskan dana perusahaan senilai ratusan juta rupiah, yang terlihat saat ini sangat memprihatinkan keadaannya, "Diharapkan kepada Bapak Direksi PTPN IV Reegional I dan Bapak General Manager ( GM ) Distrik Serdang I, begitu juga kepada pimpinan di perusahaan segera melakukan tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan yang sudah merugikan perusahaan.



0 Comments