Ratusan Rumah Warga Desa Pawan Rohul Terendam Banjir

Media Swara Semesta (17/4/2021)

Rokan Hulu-Ratusan rumah warga di Desa Rambah Tengah Hulu (RTH), Kecamatan Rambah, Kabupaten  Rokan Hulu (Rohul) dilanda Banjir, Sabtu (17/4/2021) Pukul 10.00 Wib.

Dari pantauan media ini dilapangan ketinggian air mencapai 30 Centi Meter, hingga 1 Meter masyarakat sudah mulai resah, karena belum ada bantuan baik dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Rohul.

Apalagi hujan masih  turun deras, warga hanya bisa mengevakuasi barang-barang mereka ke lokasi yang lebih aman dari genangan air,bahkan  sebagian warga sempat menumpangkan barang-barang ke rumah-rumah warga yang tak terkena banjir.

Kini akses ke desa Menaming lewat jalur Desa Rambah Tengah Hulu, terputus total, karena ketinggian air di Jembatan Dusun Pawan Hulu, hampir mencapai dua meter.

Salah seorang Warga setempat mengatakan,  kini kondisi air semakin naik karena hujan masih terus mengguyur di Pemukiman warga.

"Ini banjir cukup besar,saya aja di simpang ini, biasa terkena banjir, sekarang tengoklah," Katanya.

Saat ditanya apakah sudah ada bantuan, mereka menjawab menurutnya hingga kini belum ada. "Ya kalau bisa ada bantuan dari pemerintah, karena akibat banjir ini masyarakat di sini pun terus berusaha untuk mengevakuasi barang-barang," tambahnya.

Menurut warga setempat, banjir tersebut, disebabkan curah hujan dengan intensitas yang tinggi sejak Jum'at malam sekitar pukul 21.30 Wib sampai sekarang. Itupun hujan lebat dan sangat deras.

"Sehingga sungai kecil pun khusunya di Pawan Hilir meluap hingga menyebabkan banjir besar, hingga melanda  ke rumah penduduk," Ujarnya.


(*Shr)


Ratusan Rumah Warga Desa Pawan Rohul Terendam Banjir Ratusan Rumah Warga Desa Pawan Rohul Terendam Banjir Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 17.4.21 Rating: 5

Walikota Medan Bobby Nasution Gelar Temu Ramah Dengan Kalangan Wartawan.

Media Swara Semesta (17/4/2021)

Medan

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. menggelar acara temu ramah dengan kalangan wartawan, Sabtu 17 April 2021

Hadir dalam temu ramah ini, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Hermansyah, Ketua Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Sumut, Budiman Amin Tanjung, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut, Zulfikar, Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan, M.E. Ginting, dan segenap wartawan dari berbagai media yang sehari-hari meliput di lingkungan Pemko Medan.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota mengungkapkan, wartawan merupakan saluran bagi Pemko Medan dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan.

“Bahkan merupakan saluran pengaduan kami kepada masyarakat. Kami mengadu kepada masyarakat yang memberikan kami amanah melalui media,” ucap Wali Kota, seraya menambahkan, sebenarnya pertemuan dengan wartawan ini sudah direncanakan dengan Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan sebelum Ramadan.

Wali Kota menilai, beberapa hari belakangan ini kesalahan komunikasi antara petugas pengamanan dirinya dengan wartawan. Kesalahan ini, lanjut Wali Kota, dapat diperbaiki dengan rasa saling pengertian bahwa masing-masing pihak menjalankannya tugas.

“Hari ini kita menjalankan amanah sebagai Wali Kota yang dipilih masyarakat, wartawan juga menjalankan tugas. Dan Paspampres yang mengawal saya juga menjalankan tugasnya berdasarkan undang-undang,” ucap Wali Kota seraya mengatakan, saat ini tidak perlu mencari siapa yang salah, namun yang terpenting ke depan hal ini tidak terjadi lagi dan komunikasi harus terjalin dengan baik.

Wali Kota mengatakan, dirinya sama sekali tidak pernah menolak door stop interview saat melakukan peninjauan di lapangan. Bahkan, Wali Kota mengaku senang karena dapat menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat melalui media. Untuk itu Wali Kota juga akan menyediakan tempat di kantor wali kota untuk wartawan dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Saat itu, Wali Kota Medan juga memaparkan secara ringkas tentang lima program prioritas yang akan tengah dijalankan Pemko Medan. Kelimanya adalah kesehatan, kebersihan, insfrastruktur, penanganan banjir, dan penataan kawasan Kesawan, Medan The Kitchen of Asia 

Walikota Medan Bobby Nasution Gelar Temu Ramah Dengan Kalangan Wartawan. Walikota Medan Bobby Nasution Gelar Temu Ramah Dengan Kalangan Wartawan. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 17.4.21 Rating: 5

Polisi Bekuk Penjual Sate Pengedar Ganja 40 Kg di Sunggal Deli Serdang


Media Swara Semesta (17/4/2021),

Tiga tersangka pemilik dan pengedar ganja dibekuk tim Tekab Polsek Patumbak di Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Jumat (9/4/2021) malam. Dari ketiganya polisi mengamankan barang bukti (barbuk) ganja seberat 40 kilogram (Kg).

Ketiga orang orang kurir sekaligus pengedar masing-masing bernama IR alias Rudi (39) warga Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Kemudian, SL alias Putra (29) warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal dan MF alias Fajar (28) warga Jalan Kacang, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru.

“Pengungkapan peredaran ganja itu berawal dari informasi dari masyarakat tentang adanya seorang lelaki bernama Rudi yang menjual narkotika Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang,” ungkap Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji, Sabtu (17/4/2021).

Dari laporan itu, Tim Reskrim Polsek Patumbak yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Sondy Rahardjanto bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai pembeli dengan memesan ganja seberat 2 kg.

Lebih lanjut, Irsan mengungkapkan setelah bertemu dengan Rudi sembari membawa ganja 2 kg yang telah dipesan petugas pun langsung menangkapnya. Setelah tersangka Rudi diamankan, petugas melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah kontrakannya dan didapati 38 bal besar berisi ganja kering siap edar.

“Dari pengakuan tersangka Rudi bahwa barang bukti 38 bal ganja itu milik tersangka Putra dan Fajar,” ungkapnya didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza dan Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Sondy Rahardjanto.

Irsan menyebutkan, personil kembali melakukan pengembangan dengan menyuruh tersangka Rudi menghubungi Putra dan Fajar pemilik 38 kg ganja dengan diimingi uang senilai Rp 10 juta agar datang ke kediamannya.

Selanjutnya, personil yang melihat kedatangan kedua tersangka langsung meringkusnya tanpa perlawanan.

“Total barang bukti ganja yang kita sita seberat 40 kg ini berasal dari Kabupaten Madina,” tutur Irsan.

Waka Polres juga mengungkap latar belakang pekerjaan masing-masing tersangka. “Ketiga tersangka memiliki pekerjaan berbeda. Untuk tersangka Rudi (39) penjaga malam, Putra (29) penjual sate dan Fajar (28) penjual sate,” sebutnya.

Mantan Kapolres Madina ini menambahkan ketiga tersangka nekat mengedarkan ganja karena desakan ekonomi tidak memiliki biaya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Atas perbuataanya ke tiga tersangka dikenakan Pasal Narkotika dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara,” pungkasnya.


(dgr/an)

Polisi Bekuk Penjual Sate Pengedar Ganja 40 Kg di Sunggal Deli Serdang Polisi Bekuk Penjual Sate Pengedar Ganja 40 Kg di Sunggal Deli Serdang Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.4.21 Rating: 5

Menkopolhukam Mahfud MD : Kebebasan Pers Tidak Bisa Diganggu Gugat



Media Swara Semesta (17/4/2021)
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menyatakan jika kebebasan pers tidak bisa diganggu gugat.

Dalam Dialog Kebebasan Pers dan Profesi Wartawan di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Jumat (16/4/2021), ia mengatakan jika pemerintah justru harus menjadikan pers sebagai mitra kerjanya.

"Karena saya tahu persis pemerintah, Polri, TNI, Kemenkominfo, saya sering berkomunikasi, kebebasan pers, terutama pers konvensional seperti saudara-saudara yang hadir itu harus bisa menjadi mitra kerjasama dan tidak boleh diganggu kebebasannya," kata Mahfud

Tak hanya itu, pers juga membuat pemerintah menjadi kompak dalam melaksanakan tugas-tugas eksekutifnya.

Mahfud mengakui jika terdapat kesalahpahaman antara pemerintah dengan pers, yang yang harus diselesaikan dnegan pertemuan agar terjalin dialog yang sehat.

Kalau kita mau jujur, lanjut dia, dari empat pilar demokasi yang sekarang relatif paling sehat dibandingkan yang lainnya adalah pers meskipun bukan berarti pers tidak memiliki masalah

Hal itu karena menurutnya tiga pilar lainnya yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif relatif lebih banyak memiliki masalah ketimbang pers.

"Dan itu semua ditolong oleh pers. Pers bisa memberitakan, menginformasikan, kalau pemerintah main-main pers bersuara," kata Mahfud.

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan, jika jatuhnya resim di Indonesia salah satunya diakibatkan oleh buruknya hubungan rezim dengan pers.

Pada mulanya memang baik-baik saja, namun di akhir kejatuhannya hubungan tersebut menjadi buruk.

Mahfud menyebut misalnya fenomena pemberedelan pers oleh rezim Orde Lama atau Orde Baru yang termuat dalam buku-buku sejarah.

"Sekarang di era reformasi ini langsung pemerintah membuat sikap untuk izin penerbitan SIUPP itu ditiadakan. Surat izin usaha penerbitan pers ditiadakan. Silakan pers bebas. Mau izin mau tidak terbit saja, yang penting bertanggung jawab. Jadi sekarang ini kalau saya pribadi ya memang itu yang bisa menjadi pengawal bagi kelangsungan negara," kata Mahfud  (Tr/red)
Menkopolhukam Mahfud MD : Kebebasan Pers Tidak Bisa Diganggu Gugat Menkopolhukam Mahfud MD :  Kebebasan Pers Tidak Bisa Diganggu Gugat Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.4.21 Rating: 5

Bank Plat Merah Ramai-ramai Pamit dari Aceh, Ternyata Ini Alasannya

Media Swara Semesta (17/4/2021),

Sejumlah bank nasional akan 'pamit' dari Provinsi Aceh pada tahun ini. Mulai dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, hingga PT Bank Panin Tbk.

Mayoritas akan menutup kantor cabang konvensional mereka dan mengalihkannya ke lini bisnis syariah yang dimiliki seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, dan CIMB Niaga. Namun, ada juga yang benar-benar hengkang selamanya, yaitu Bank Panin.

Keputusan ini diambil perbankan karena harus menaati aturan dari Pemerintah Provinsi Aceh. Aturan tertuang dalam Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah yang berlaku sejak diundangkan pada 4 Januari 2019.

"Lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh berdasarkan prinsip syariah. Aqad keuangan di Aceh menggunakan prinsip syariah," ungkap Pasal 2 Qanun LKS seperti dikutip, Jumat (16/4).

Artinya, seluruh layanan bank dan produk keuangan yang boleh diakses di Aceh hanyalah yang berskema syariah. Dengan begitu, aktivitas keuangan konvensional atau nonsyariah harus ditutup dan tidak boleh diberlakukan.

Pasal 5 menyatakan kebijakan ini sengaja diambil agar perekonomian Aceh semakin Islami ke depan. Apabila Qanun dilanggar, ada beberapa sanksi yang akan diberikan, yaitu denda uang, peringatan tertulis, pembekuan kegiatan usaha, pemberhentian direksi, hingga pencabutan izin usaha.

Maka dari itu, seluruh lembaga jasa keuangan konvensional diberi waktu untuk mengikuti Qanun tersebut sejak aturan berlaku pada awal 2019 hingga akhir 2021. Sebab, mulai Januari 2022 sudah tidak boleh lagi ada lembaga jasa keuangan konvensional atau yang tidak menggunakan prinsip syariah untuk beroperasi di Aceh.

"Pada saat Qanun ini mulai berlaku, lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menyesuaikan dengan Qanun ini paling lama tiga tahun sejak Qanun ini diundangkan," terang Pasal 65.

Bank nasional yang punya kantor cabang di Aceh pun mulai melakukan penyesuaian. BRI misalnya, akan menutup 11 kantor cabang di Aceh sampai akhir tahun ini.

Begitu juga dengan BNI yang akan menutup 32 kantor cabang dan Bank Mandiri 47 kantor cabang. Tapi, tiga bank pelat merah ini akan mengganti layanan dengan bank syariah hasil bentukan bersama, yaitu PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI.

Langkah yang sama juga dilakukan CIMB Niaga. Bank swasta itu akan menutup dua kantor cabang dan mengalihkannya ke kantor cabang CIMB Niaga Syariah yang merupakan anak usahanya.

Berbeda dengan keempat bank besar itu, Bank Panin justru memilih hengkang selamanya. Corporate Secretary Bank Panin Jasman Ginting mengatakan perusahaan memilih untuk tidak meneruskan bisnis mereka di Aceh, meski sebenarnya punya lini bisnis syariah, yaitu PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk.

"Strategi pengembangan usaha anak perusahaan kami sejalan dengan perkembangan teknologi disertai pertimbangan lain. Saat ini belum membutuhkan pembukaan cabang di Banda Aceh," kata Jasman.

Maka dari itu, satu kantor cabang dan satu kantor kas akan ditutup operasionalnya pada Juni 2021. Kendati begitu, belum ada informasi lebih lanjut dari manajemen Bank Panin mengenai nasib karyawan di kantor cabang dan kantor kas mereka ke depan setelah operasional resmi tutup.


(Cn/an)

Bank Plat Merah Ramai-ramai Pamit dari Aceh, Ternyata Ini Alasannya Bank Plat Merah Ramai-ramai Pamit dari Aceh, Ternyata Ini Alasannya Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.4.21 Rating: 5

Remaja Asal Deli Serdang Hilang Usai Mandi di Sungai Ular

Media Swara Semesta (17/4/2021),

Remaja berinisial BES (16) warga Kabupaten Deli Serdang diduga tewas tenggelam setelah berenang di bantaran Sungai ular, Senin (16/4/2021) sekitar pukul 09.30 WIB. 

Informasi yang dihimpun wartawan, hingga saat ini korban masih dalam pencarian Tim Gabungan dari Polsek Perbaungan dan Basarnas.

Sebelumnya, korban bersama dengan rekannya mandi atau berenang di bantaran Sungai ular, tepatnya di Lingkungan Pasiran Kelurahan Simpang III Pekan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai.

Korban bersama delapan rekannya masing masing,IR (18), MR (11), WY (12), DP (14), MDL (14), AK (15), MI (17), dan FC (13) semuanya warga Kabupaten Deli Serdang, mereka sedang berenang di TKP.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak kepada wartawan mengatakan saat teman-temannya sedang asyik mandi di sungai, melihat korban akan melompat dari atas batu ke bawah sungai.

Saat itu, terlihat korban sempat meminta tolong tapi sudah tenggelam dan tidak kelihatan sama sekali. Kemudian salah seorang saksi sempat mencari di seputaran korban lompat namun tidak menemukannya lagi.

“Kemudian salah seorang saksi menghubungi keluarga korban, lalu menghubungi Kepling setempat dan melaporkan ke Polsek Perbaungan,” ujarnya.

Sampai saat ini, sambungnya, korban masih belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian menggunakan perahu karet dari Tim Basarnas dari Kota Medan.


(dgr/an)


Remaja Asal Deli Serdang Hilang Usai Mandi di Sungai Ular Remaja Asal Deli Serdang Hilang Usai Mandi di Sungai Ular Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.4.21 Rating: 5

Warga Sumbar Kirim 1,5 Ton Rendang dan Uang Rp 750 Juta untuk Korban Banjir NTT

Media Swara Semesta (16/4/2021),

Pemerintah Sumatera Barat memberikan bantuan 1,5 ton rendang untuk warga Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi korban banjir bandang.

Selain rendang, Pemprov Sumbar juga memberikan bantuan uang sebesar Rp 750 juta.

Penyerahan bantuan secara simbolis itu diberikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy dan diterima oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi di ruang kerja Wagub NTT, Jumat (16/4/2021).

Audy menuturkan, bantuan tersebut merupakan inisiasi dari seluruh masyarakat dan Pemerintah Sumatera Barat.

"Kami melakukan inisiasi setelah mendengar dan menyaksikan lewat berita nasional saudara-saudara kami di NTT tertimpa bencana," kata Audy.

"Kami segera kumpulkan rendang selama beberapa hari dan ternyata yang terkumpul lewat dari target yang kami tetapkan 1 ton menjadi sebanyak 1,5 ton. Semoga para korban bencana bisa cicipi makanan khas kami yang konon katanya merupakan salah satu makanan khas terenak di dunia. Semuanya sudah tiba di kargo Bandara El Tari," sambung Audy.

Audy berharap bantuan tersebut bisa sediki meringangkan beban para korban.

"Kami juga menyumbangkan sedikit uang. Mungkin tidak seberapa. Saya tahu penderitaan masyarakat yang terdampak luar biasa. Namun, semoga ini sedikit meringankan. Kami juga iklas memberikan ini sebagai bentuk solidaritas sesama saudara sebangsa," kata Audy.

Josef Nae Soi menyampaikan apresiasi yang tinggi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan masyarakat Sumbar.

Josef mengatakan, pada Kamis (15/4/2021), dia mengunjungi Lembata dan Adonara.

Masyarakat yang tertimpa bencana di daerah tersebut masih mengharapkan bantuan logistik.

"Mungkin karena ada keserasian perasaan, kemarin sore saudara-saudara kita di Adonara, minta agar sesekali mereka boleh ganti menu lauk pauk. Puji Tuhan, hari ini, saudara-saudara kita dari Sumatera Barat bawa rendang. Dalam waktu secepatnya kita akan kirim ke sana, sehingga mereka bisa buka puasa dan makan siang atau malam dengan makanan khas Sumatera Barat ini," ujar Josef.

Menurut Josef, di wilayah NTT banyak sekali warga asal Sumatera Barat yang tinggal dan menetap.

Kata Josef, NTT sudah terkenal dengan julukan Nusa Terindah Toleransi.

"Di sini juga kami ada perkumpulan Minang. Mereka hidup membaur dengan masyarakat asli di sini. Kami menerapkan apa yang dalam Islam dikenal dengan istilah lakum dinukum waliyadin, bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Kami tidak ada membedakan di sini, mau suku dan agama apa, kami semua saudara," kata Josef. 


(dgr/an)


Warga Sumbar Kirim 1,5 Ton Rendang dan Uang Rp 750 Juta untuk Korban Banjir NTT Warga Sumbar Kirim 1,5 Ton Rendang dan Uang Rp 750 Juta untuk Korban Banjir NTT Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.4.21 Rating: 5

KKB Tidak Berprikemanusiaan, Menembak Pelajar SMA


Media Swara Semesta (16/4/2021)

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan aksi penembakan terhadap seorang pelajar SMA di Kampung Tagaloa, Kabupaten Puncak Ilaga. Hal tersebut terjadi saat Tim Satgas Nemangkawi sedang berkonsentrasi menangani kasus di Beoga, Kabupaten Puncak.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Iqbal Al Qudussy menyampaikan, peristiwa terjadi pada Kamis 15 April 2021. Korban atas nama Ali Mom merupakan pelajar kelas 1 SMAN I Ilaga.

"Satgas Nemangkawi TNI Polri yang berada di distrik Ilaga sedang melakukan pengejaran KKB pelaku penembakan keji anak SMA ilaga," tutur Iqbal dalam keterangannya, Jumat (16/4).

Menurut Iqbal, pada Kamis 15 April 2021 sekitar jam 07.00 Wit, korban menerima telepon dari orang tidak dikenal yang memintanya membelikan rokok dan pinang dan diantarkan ke Kampung Uloni, Ilaga, Kabupaten Puncak.

Korban kemudian mengantarkan barang belanjaan tersebut menggunakan sepeda motor. Namun, sesampainya di pinggir jalan Kampung Uloni, dia langsung ditembaki dengan menggunakan senjata api sebanyak dua kali di bagian kepala.

"Korban tewas di TKP sementara sepeda motor yang digunakan korban dibakar oleh orang tidak dikenal," jelas dia.

Jenazah korban sudah dievakuasi ke kediamannya di Jalan Pinggir Kampung Lambet, Ilaga, Kabupaten Puncak, pagi ini. Berdasarkan penelusuran telepon, didapati identitas tersangka atas nama Lerrymayu Telenggen.

Lerrymayu mengabarkan kepada Legakak Telenggen lewat SMS bahwa dirinya telah melakukan penembakan terhadap Ali Mom. Hanya saja, dia menyebut tidak mengetahui korban adalah sipil atau aparat keamanan.

"Melalui hasil komunikasi tersebut dapat disimpulkan bahwa Lerrymayu salah tembak dan mengira korban adalah aparat keamanan yang kemudian ditembak saat korban mengantarkan pinang dan rokok," kata Iqbal. (M/red)

KKB Tidak Berprikemanusiaan, Menembak Pelajar SMA KKB Tidak Berprikemanusiaan, Menembak Pelajar SMA Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.4.21 Rating: 5

Lokasi Wisata Tetap Buka Saat Lebaran, Warga Sumut Diimbau Tetap di Rumah

Media Swara Semesta (16/4/2021)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak menutup lokasi wisata di daerahnya saat libur lebaran. Namun, Gubernur Edy Rahmayadi mengimbau warganya tetap di rumah.

“Untuk lebaran ini semua kita putus, cuti kita putus, berlebaran kita putus, sedapat mungkin dari tanggal 6-17 itu. Ayolah kita berlebaran di rumah masing-masing, bertamasya di halaman rumah masing-masing, kita berdoa di rumah masing-masing,” kata Edy kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, selama lebaran akses jalan akan dibatasi apalagi ada larangan buat mudik.

Namun lokasi wisata tidak ditutup karena masyarakat sekitar masih bisa menikmatinya. Hanya saja dilakukan pembatasan sehingga prosedur antisipasi penyebaran Covid-19 bisa berjalan.

“Bukan ditutup karena ada rakyat-rakyat kita yang disitu UMKM, tapi sedapat mungkin kita batasi,” ucapnya.

Edy berharap, tidak akan terjadi lonjakan terhadap suspek covid-19 di masa libur lebaran. “Kita siapkan lokasi-lokasi rumah sakit untuk mengatasi hal tersebut,” ujarnya.

Selain itu, untuk menekan penyebaran covid-19 lewat para pemudik, Edy mengungkapkan jika pihaknya tengah merancang tempat isolasi di masing-masing kabupaten di Sumatera Utara.

“Sedang direncanakan kalau orang maksa mudik, dari masing-masing kabupaten akan kita siapkan tempat isolasi 5 hari. Tapi ini belum putus, sedang kami siapkan dan nanti akan minta persetujuan DPRD,” demikian Edy.


(dgr/an)

Lokasi Wisata Tetap Buka Saat Lebaran, Warga Sumut Diimbau Tetap di Rumah Lokasi Wisata Tetap Buka Saat Lebaran, Warga Sumut Diimbau Tetap di Rumah Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.4.21 Rating: 5

Erick Thohir : Kunci Sukses Pemimpin BUMN kedepannya Wajib Memiliki Akhlak.



Media Swara Semesta (16/4/2021)
Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan salah satu kunci suksesnya BUMN ke depan berada di tangan para pemimpin BUMN. Ia menilai, para pemimpin ini wajib memiliki akhlak.

Akhlak yang dimaksud bukan hanya dalam arti agama, yang mestinya menjadi keimanan dan landasan kehidupan, melainkan juga dalam profesionalisme kerja. Menurut dia, kalau pimpinan BUMN ingin melakukan perubahan di BUMN-nya, perlu perbaikan akhlak dari dalam dirinya.

"Memang ketika masuk ke BUMN, saya dibayangi berita dan persepsi yang kurang positif. Lalu ketika masuk pun banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Tapi, kan kuncinya ke manusianya, ke pimpinannya. Kunci dari kepemimpinan yang saya dapat insipirasi dari keluarga adalah akhlak itu yang harus benar," ujar Erick dalam bincang bersama Quraish Shihab, Jumat (16/4).

Kunci akhlak ini, kata Erick, nantinya menjadi landasan dasar dalam pimpinan membuat kebijakan. Salah satu bentuk akhlaknya adalah menjadi pemimpin yang amanah.

"Kalau gak ada akhlak, keputusannya pasti ada konflik dan godaan. Nah, hati itu bisa gak menahan nafsu, menjalankan amanah. Saya pikir akhlak jadi salah satu kunci untuk perubahan dasar," ujar Erick.

Di BUMN, kata Erick, akhlak dicerminkan bukan atas dasar agama Islam saja. Erick mengaku menciptakan core value akhlak di BUMN artinya adalah adaptif dan kolaboratif. Apalagi, di tengah kondisi pasar yang dinamis dan penuh tantangan, para pemimpin BUMN mesti menjalankan dua poin penting itu.

"Akhlak itu ada nilai nilai tertentu. Akronim itu apalagi ada pandemi dan perubahan lingkungan. Ada adaptif dan kolaboratif. Itu kan core valuedalam segi berkorporasi itu yang kita cari penerapannya biar gak ada kesan, jadi agamais. Tapi, ini lebih ke tuntunan sehari-hari dalam profesionalisme kerja," ujar Erick. (R/red)
Erick Thohir : Kunci Sukses Pemimpin BUMN kedepannya Wajib Memiliki Akhlak. Erick Thohir : Kunci Sukses Pemimpin BUMN kedepannya Wajib Memiliki Akhlak. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.4.21 Rating: 5
Theme images by Jason Morrow. Powered by Blogger.