Miris, Kehidupan Anak Kolong Jembatan di Medan

 Media Swara Semesta (30/7/2021)

Berita Gambar



Miris, Kehidupan Anak Kolong Jembatan di Medan Miris, Kehidupan Anak Kolong Jembatan di Medan Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 30.7.21 Rating: 5

Pemberdayaan SDM Menuju Peningkatan Nilai Perekonomian Masyarakat Desa Gunung Monako, Kecamatan Sipispis

 


Media Swara Semesta (30/7/2021)

Berita Gambar

Umumnya, lidi dari pelepah sawit dimanfaatkan untuk pembuatan sapu lidi. Namun, dengan berkembangnya inovasi dan preferensi pasar, lidi sawit telah dikembangkan menjadi beberapa jenis produk kerajinan (handcraft) seperti piring anyaman hingga tas.

Saat ini memang sudah ada yang memanfaatkan lidi sawit sebagai produk yang menghasilkan uang. Lidi sawit diolah menjadi kerajinan tangan, bahkan kulit pelepah sawit bisa dijadikan bahan kerajinan mebel, ucap Sukimin Kepala Desa Gunung Monako, Kamis 29 Juli 2021 saat penutupan pelatihan kerajinan handicraft di kantor Desa Gunung Monako.

Sukimin sengaja mengambil pelatihan handcraft berbahan lidi sawit agar ibu-ibu masyarakat Desa Gunung Monako bertambah wawasannya bahwa disekitar mereka ada bahan yang berpotensi nilai jual tinggi sehingga mampu mendongkrak perekonomian kedepannya.

Kita tidak usah malu-malu untuk membantu suami dalam memenuhi kebutuhan perekonomian keluarga, manfaatkan potensi yang ada disekitar kita, lidi sawit memiliki nilai jual yang tinggi bahkan dapat dijadikan kreasi bernilai seni dan bernilai ekonomis, tegas Kades Sukimin.

Akhirnya saya berharap kepada ibu-ibu peserta pelatihan, gunakanlah ilmu yang sudah dipelajari, lakukan kreasi dari ilmu yang didapat dan kembangkan kemampuan sehingga menjadi nilai jual yang membantu suami dalam memenuhi kebutuhan perekonomian keluarga dan jika perlu lebih meningkat lagi, tutup Kades Sukimin sambil mengakhiri kata himbauannya dalam acara penutupan pelatihan.

Wartawan : Ahmad Da'im

Pemberdayaan SDM Menuju Peningkatan Nilai Perekonomian Masyarakat Desa Gunung Monako, Kecamatan Sipispis Pemberdayaan SDM Menuju Peningkatan Nilai Perekonomian Masyarakat Desa Gunung Monako, Kecamatan Sipispis Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 30.7.21 Rating: 5

Pemerintah kembali salurkan Rp. 1 jt bantuan subsidi upah bagi pekerja

Berita Gambar

Media Swara Semesta (30/7/2021),

Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja yang terdampak pandemi COVID-19 berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Kriteria penerima BSU tahun 2021 tertuang dalam Permenaker No.16/2021 dengan penyesuaian pada kriteria penerima, antara lain batas maksimal upah menjadi Rp3,5 juta atau jika upah minimum setempat lebih tinggi, maka akan mengacu pada upah minimum yang berlaku.

Sementara untuk masa kepesertaan aktif BPJAMSOSTEK ditentukan hingga Juni 2021, demikian penjelasan sejumlah ketentuan disiarkan via virtual yang dipantau di Jakarta, Jumat (30/7).

Penyaluran dana BSU ini diberikan kepada pekerja terdampak di wilayah PPKM kategori Level 3 dan 4 di seluruh Indonesia. Rekening bank yang bisa menerima BSU hanya diperkenankan menggunakan Bank Himbara (BNI, Bank Mandiri, BRI, dan BTN).

Besaran BSU tahun 2021 mencapai Rp500 ribu selama 2 bulan yang diberikan sekaligus atau total Rp1 juta.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BPJAMSOSTEK menyatakan penggunaan kembali data yang dikelola institusinya untuk BSU, menunjukkan pentingnya data yang valid. Data kepesertaan BPJAMSOSTEK tersebut merupakan bank data pekerja yang terbesar di Indonesia.

Untuk itu Anggoro mengingatkan pemberi pekerja untuk tertib kepesertaan dan selalu menjaga validitas datanya. Para pekerja juga harus selalu memastikan telah mendapat perlindungan BPJAMSOSTEK.

"Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, pekerja terlindungi dari risiko kerja, juga mendapatkan nilai tambah seperti BSU. Pastikan tertib data melalui aplikasi BPJSTKU dan cek di HRD masing-masing," ujar Anggoro.

Untuk mempermudah penyaluran BSU, pekerja yang belum memiliki rekening Bank Himbara akan dibukakan rekening secara kolektif, dengan memenuhi beberapa kebutuhan data tertentu.

"Kantor Cabang kami akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara kolektif 7 mandatory data untuk syarat pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu nama lengkap pekerja, NIK, tempat dan tanggal lahir, nama ibu kandung, alamat sesuai KTP, alamat email yang aktif, dan nomor telepon selular. Mohon kerja sama pihak perusahaan agar proses ini dapat berjalan lancar," ujar Anggoro.Red

Pemerintah kembali salurkan Rp. 1 jt bantuan subsidi upah bagi pekerja Pemerintah kembali salurkan Rp. 1 jt bantuan subsidi upah bagi pekerja Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 30.7.21 Rating: 5

Ali Ngabalin Bantah KSP Muldoko Akan Diganti

 Media Swara Semesta (30/7/2021)

Berita Gambar



Ali Ngabalin Bantah KSP Muldoko Akan Diganti Ali Ngabalin Bantah KSP Muldoko Akan Diganti Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 30.7.21 Rating: 5

UMKM di Padang Kibarkan Bendera Putih Tanda Menyerah

Berita Gambar

Media Swara Semesta (30/7/2021),

Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Padang Sumatera Barat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Terdampak PPKM menggelar aksi mengibarkan bendera putih terkait aturan Penyesuaian yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Perwakilan Aliansi Masyarakat Terdampak PPKM, Heru Saputra di Padang, Kamis mengatakan aksi ini bertujuan menyadarkan keadaan kita ini di Kota Padang, Sumbar sedang tidak baik-baik saja.

"Kami ingin mengajak masyarakat untuk sadar akan covid-19 ini dan untuk COVID-19 ini tidak hanya tugas pemerintah saja. Tapi ini tugas kita bersama untuk bangkit memulihkan semua keadaan seperti semula lagi," kata dia.

Menurut dia para pelaku usaha tidak tahan lagi dengan aturan yang berlaku pada PPKM yang membuat pendapatan mereka menurun bahkan tidak sedikit yang gulung tikar.

"Saat PPKM level 4 ini, kami mulai tidak tahan lagi dengan keadaan. Kami ingin kelonggaran atau solusi dari pemerintah. Jika ada solusi, maka kita akan bisa hidup normal kembali," kata dia.

Ia meminta kelonggaran aturan PPKM seperti kapasitas jumlah pengunjung yang semula dari 25 persen dari kapasitas, diharapkan bisa menjadi 85 persen.

"Kami minta adalah dapat menampung pelanggan maksimal 85 persen dari kapasitas dan juga jam operasional diperpanjang hingga 12 malam karena coffe shop atau PKL sangat merasakan ada razia jika melewati aturan," kata dia.

Aksi Kibarkan Bendera Putih di Padang dilakukan dari berbagai pelaku UMKM seperti usaha coffe shop, pegiat seni dan pedagang. Selain mengibarkan bendera putih, mereka menggelar orasi, mengangkat sejumlah spanduk dan menggelar aksi berjalan di kawasan Jamria yang bersebelahan dengan Masjid Raya Sumbar yang dimulai sekitar pukul 16.22 WIB.

"Kami ingin berjualan tanpa dirazia setiap hari. Kami musisi, butuh makan #janganusirkami" begitu tulisan yang terpampang di spanduk yang diwana peserta aksi yang mengenakan pakaian hitam.

Selain mengibarkan bendera putih, massa juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia yang dilanjutkan dengan orasi.

"Dengarkan jeritan kami. Jangan duduk dan diam mengambil kebijakan. Kami menyampaikan aspirasi masyarakat Sumbar, khususnya yang terdampak PPKM," kata peserta aksi

Aksinya dijaga pihak kepolisian agar arus lalu lintas berjalan lancar di kawasan tersebut dan juga melakukan pengamanan hingga peserta aksi membubarkan diri.Red

UMKM di Padang Kibarkan Bendera Putih Tanda Menyerah UMKM di Padang Kibarkan Bendera Putih Tanda Menyerah Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 29.7.21 Rating: 5

9 Satpol PP Gadungan Ikut Operasi PPKM

 Media Swara Semesta (30/7/2021)

Berita Gambar



9 Satpol PP Gadungan Ikut Operasi PPKM 9 Satpol PP Gadungan Ikut Operasi PPKM Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 29.7.21 Rating: 5

Menghilangkan Penciuman/Rasa yang Hilang akibat Virus Corona

 Media Swara Semesta (30/7/2021)

Berita Gambar



Menghilangkan Penciuman/Rasa yang Hilang akibat Virus Corona Menghilangkan Penciuman/Rasa yang Hilang akibat Virus Corona Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 29.7.21 Rating: 5

Rem Blong, Truk Hantam Rumah di Mabar Medan Deli

Berita Gambar

Media Swara Semesta (29/7/2021),

Truk pengangkut bahan bangunan semen dan besi menabrak beberapa rumah di Jalan Mangaan, Mabar, Medan Deli, Kamis (29/7/2021) pagi menjelang siang tadi. Diduga rem blong.

Belum ada konfirmasi mengenai korban dan kerugian akibat peristiwa tersebut. Namun menurut informasi, ada korban terjepit diantara bangunan dan truk ber-roda 10 itu.

Dari pantauan tampak aparat mencoba mengamankan lokasi. Warga pun berbondong-bondong memadati lokasi kejadian.

Sementara truk tampak mengalami kerusakan di sisi kiri karena menghantam rumah warga dan masuk ke dalam parit.

Deretan rumah pun tampak hancur.

Polisi masih melakukan identifikasi lokasi kejadian dan mengevakuasi badan truk yang terjerembab ke parit.Red

Rem Blong, Truk Hantam Rumah di Mabar Medan Deli Rem Blong, Truk Hantam Rumah di Mabar Medan Deli Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 29.7.21 Rating: 5

Kebakaran Hebat Hanguskan 3 Rumah di Jln Adam Malik Medan

 Media Swara Semesta (29/7/2021)

Berita Gambar



Kebakaran Hebat Hanguskan 3 Rumah di Jln Adam Malik Medan Kebakaran Hebat Hanguskan 3 Rumah di Jln Adam Malik Medan Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 28.7.21 Rating: 5

Tak Terima Dituduh Gelapkan Uang, Mantan Pegawai Tikam Bos Hingga Tewas

Berita Gambar

Media Swara Semesta (29/7/2021),

Kasus pembunuhan terhadap seorang pengusaha pangkalan pasir, Abdul Dani (31) yang terjadi di Kecamatan Patumbak, polisi berhasil menangkap 3 tersangka.

Adapun 3 tersangka yakni Dwi Lestari Widodo alias Bendot (33) yang tak lain adalah mantan pegawai dari korban, sedangkan Erwin Francisco (38) dan Armansyah Darwis (37) membantu tersangka Bendot melakukan aksinya.

Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Raffles Langgak Putra mengatakan berdasarkan pengakuan pelaku yang diterima kepolisian, Bandot nekat menikam Abdul Dani karena tak terima dituduh oleh mantan bosnya itu atas penggelapan uang hasil pangkalan pasir dan sewa kendaraan bermotor.

“Korban mendatangi tersangka bersama temannya ke rumah bandot dalam bermaksud mencari bandot karena menurut dugaan korban melakukan penggelapan terhadap uang pekerjaan, yaitu galian pasir maupun carter kendaraan bermotor mencari tersangka,” kata Raffles di Mapolsek Patumbak, Rabu (28/7/2021).

Saat itu, lanjut Raffles, pada Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 17.30 wib, korban bersama temannya Ali Wardani mendatangi pelaku dan langsung menghardik tersangka dengan tuduhan-tuduhan.

Ketika terjadi percekcokan korban sempat mencekik leher Bendot.

Tak terima melihat Bendot dicekik lalu kedua temannya yang berada di lokasi bereaksi dengan mengambil linggis dan ikut memukul korban hingga tersungkur.

Saat itu, Bendot yang marah langsung masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah pisau dapur dan mengejar korban sampai kedepan rumah kosong.

Korban yang terjatuh pun langsung dikeroyok oleh ketiga pelaku di semak-semak depan rumah kosong.

Saat itu, Bendot menusuk dada sebelah kanannya hingga pendarahan. Sementara Erwin memukuli korban menggunakan linggis dan Darwis memukul kaki dan kepala korban.

Melihat korban terkapar, ketiganya kabur menggunakan sepeda motor Suzuki Shogun milik Darwis.

“Setelah ditusuk korban mengalami pendarahan hingga kehabisan darah,” ungkap Raffles.

Ketiga tersangka kemudian ditangkap di dua lokasi berbeda yakni di Kabupaten Langkat, dan Kecamatan Namorambe.

Polisi terpaksa menembak kaki ketiga para tersangka karena melawan saat akan dilakukan penangkapan.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun karena menyebabkan kematian seseorang.

“Pasal yang digunakan yang pertama yaitu 338 pembunuhan menghilangkan nyawa orang lain. Kemudian 351 ayat 3 penganiayaan menyebabkan kematian,” tandasnya.Red

Tak Terima Dituduh Gelapkan Uang, Mantan Pegawai Tikam Bos Hingga Tewas Tak Terima Dituduh Gelapkan Uang, Mantan Pegawai Tikam Bos Hingga Tewas Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 28.7.21 Rating: 5
Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.