Breaking News

Ngiklan Murah Disini Yuk!!

Sekdes Tanjung Harap Kecamatan Serba Jadi Tak Ramah Tamu

Responsive Ad Here


SERBAJADI - Sergai (10/11)
Mereka yang bekerja di Kantor Desa adalah aparat pemerintahan yang di tugaskan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat desanya dan kepada tamu yang datang ke kantor desa. Mengingat pemerintahan desa merupakan publik yang paling berperan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. 

Namun hal itu sangat jauh diharapkan, yang terjadi disaat tamu datang di Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai. Disaat pihak media ingin bersilaturahmi dan konfirmasi terkait penggunaan Dana Desa dan sekaligus menawarkan agar Tabloid bisa diterima dan berlangganan di Desa tersebut, pada hari Jum'at (12/10/2018). 

Disaat pihak media menanyakan kepada salah satu perangakat Desa yang bernama Taufik yang tak lain adalah Sekdes Tanjung Harap, "Dimana Pak Kepala Desa, Pak Sekdes?? Langsung Taufik menjawab dengan angkuhnya mengatakan, "Pak Kades tidak ada" ungkap Sekdes dengan nada suara kencang yang terkesan sombong. Lalu pihak mediapun mencoba untuk menawarkan agar Tabloidnya bisa di terima di Desa Tanjung Harap tersebut kepada Sekdesnya. 

"Buat apa koran sama saya, ngak laku di sini. Kami udah punya android, kami nengok berita melalui android aja", kata Taufik dengan nada yang kasar dan angkuh di depan teman -teman sekantornya.

Saat di konfirmasi pihak media (10/11/2018), Bapak Ronny SP selaku Ketua DPP LSM Swara Semesta mengatakan, "Seharusnya pemerintahan Kabupaten Sergai melakukan pelatihan bagi perangkat ataupun aparatur Desanya sebelum di tempatkan di setiap Desa - Desa yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai, agar pelayanan pemerintahan Desa dapat terwujud sesuai yang diharapkap dalam UU Desa, yaitu pemerintahan yang profesional, efesien, efektif dan tanggung jawab", ungkap Ronny. 

Diharapkan Kepada Bapak Bupati Serdang Bedagai Ir. Soekirman beserta Camat Serbajadi, agar segera mengadakan perbaikan mental dan kinerja yang baik khususnya aparatur Sekdes yang di tempatkan di Kantor Desa, sehingga tidak terjadi pengulangan perbuatan yang tidak sopan kepada siapapun yang berhubungan dengan kepentingan Desa. (F/m) 

2 Comments

  1. Anonymous11/13/2025

    Saya mendukung tindakan sekdesnya, fungsi wartawan itu bukan jual koran, berdalih nawarin koran ujung2 nya maksa bayar, gk dikasih ngorankan orang, dasar pemeras

    ReplyDelete
  2. Setau saya sekdes T. Harap itu bagus sama masyarakat, klaupun sikapnya sama media seperti itu benar, kan memang sudah ada android ngapain lagi beli koran, lain kali kalo buat berita itu yg bermutu sedikit, ini sih curhatan wartawan yg gk berhasil ngompas 🤣

    ReplyDelete