PR Erick Thohir: Utang BUMN dan Kasus Korupsi Hingga Siap di Copot


Jakarta. Media SwaraSemesta.com(24/10) 
-Para menteri anggota Kabinet Indonesia Maju memulai tugas hari pertama, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir. Salah satu kegiatan adalah mengikuti sidang kabinet paripurna, untuk pertama kalinya.

Salah satu pekerjaan rumah Erick di Kementerian BUMN, adalah soal lonjakan utang perusahaan-perusahaan milik negara. Data Bank Indonesia hingga Agustus 2019, total utang luar negeri (ULN) milik BUMN mencapai USD 51,07 miliar atau sekitar Rp 720 triliun (Kurs Rp 14.100).

Jumlah itu setara seperempat atau tepatnya 25,89 persen dari total ULN nasional, sebesar USD 197,21 miliar. Tapi pertumbuhan ULN BUMN mencapai 40 persen dibandingkan setahun sebelumnya. Jauh di atas pertumbuhan ULN swasta yang hanya 9,3 persen.

Menanggapi itu, Erick menyatakan masyarakat jangan melihat dari jumlah utangnya. Akan tetapi utang yang digunakan tersebut bagaimana bisa digunakan untuk kepentingan yang bermanfaat.

“Saya rasa gini lho, kita jangan terjebak juga (dengan penilaian) utang itu salah,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Menurut Erick, yang berbahaya dan negatif itu ketika utang justru dikorupsi. Tentunya hal tersebut sangat merugikan, karena di satu sisi negara tidak mendapat manfaat dari utang tersebut, namun justru harus membayarnya.

“Yang bahaya itu sudah ngutang dikorupsi. Nah itu yang kita harus tuntaskan dan harus ditindaklanjuti,” ucap Erick Thohir.

Petinggi BUMN yang terjerat kasus suap dan korupsi, juga menjadi PR lain Erick Thohir. Semasa Kementerian BUMN dipimpin Rini Soemarno, ada 10 petinggi perusahaan milik negara yang menjadi tersangka di KPK. Kebanyakan direksi dan seorang Kepala Divisi. Total kasus korupsi BUMN yang ditangani KPK ada 73 kasus.

Mengatasi PR besarnya itu, pemilik Group Mahaka ini mengaku akan bekerja sungguh-sungguh. Bahkan dia siap dicopot di tengah masa tugas, jika kinerjanya dianggap kurang bagus dalam lima tahun kedepan.

“Semua menteri harus siap dicopot, saya siap dicopot, karena komitmen kita untuk bangsa yang besar,” ujarnya.

Menurut Erick Thohir, Presiden Joko Widodo pun bahkan sudah mengatakan hal itu saat meminta dirinya menjabat menteri.

Karenanya Erick mengaku sudah menetapkan target (Key Performance Indicator/ KPI) yang harus dicapai setidaknya dalam tiga bulan pertama kepemimpinannya di Kementerian BUMN.(Kmp)
PR Erick Thohir: Utang BUMN dan Kasus Korupsi Hingga Siap di Copot PR Erick Thohir: Utang BUMN dan Kasus Korupsi Hingga Siap di Copot Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 23.10.19 Rating: 5

No comments:

Theme images by Jason Morrow. Powered by Blogger.