MPR RI meminta KPK Perhatian khusus terhadap dugaan penyelewengan dana senilai Rp 10 triliun di PT Asabri.


Media Swara Semesta (15/1)
Pimpinan MPR RI meminta KPK memberi perhatian khusus terhadap dugaan penyelewengan dana senilai Rp 10 triliun di PT Asabri. Menanggapi hal tersebut, KPK akan menindaklanjutinya dengan menemui pimpinan BPK.

"Terkait dengan Asabri, kami harus bekerja sama dengan BPK. Kita harus dengarkan dulu bagaimana temuan dari BPK," kata Ketua KPK, Firli Bahuri di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/1).

Firli menyebut, KPK tidak bisa langsung menyelidiki dugaan korupsi Rp10 triliun PT Asabri tanpa terlebih dahulu meminta penjelasan dari BPK.

"Tentu kita tak bisa melakukan suatu tindakan penyelidikan penyidikan apabila tidak ada konfirmasi yang jelas dan tentu ini akan kita bahas dengan BPK," ujarnya.

Saat ini, Firli mengaku sudah berkoordinasi awal dengan pimpinan BPK. "Saya sudah berhubungan dengan pimpinan BPK untuk tindaklanjut daripada Asabri itu," katanya.

Selain Asabri, KPK, kata Firli juga akan memberikan perhatian pada kasus Jiwasraya. Namun, perhatian itu berbentuk dukungan pada Kejaksaan. "Jiwasraya kita akan berikan dukungan kepada kejaksaan, karena itu sudah ditangani kejaksaan," tambahnya. M
MPR RI meminta KPK Perhatian khusus terhadap dugaan penyelewengan dana senilai Rp 10 triliun di PT Asabri. MPR RI meminta KPK Perhatian khusus terhadap dugaan penyelewengan dana senilai Rp 10 triliun di PT Asabri. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 14.1.20 Rating: 5

No comments:

Theme images by Jason Morrow. Powered by Blogger.