180.000 UMKM di Jakarta Akan Dapat Bantuan Presiden Rp2,4 Juta. Ini Penjelasannya..

 

Media Swara Semesta (2/9/2020)

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) segera mencairkan Bantuan Presden (banpres) Produktif untuk pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM). Sebanyak 180.000 pelaku UMKM di Jakarta akan mendapatkan Banpres Produktif sebesar Rp2,4 Juta.

Kepala Bidang UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, dinasnya sudah mengirimkan data 106.113 pelaku UMKM kepada Kemenkop UKM untuk menerima Banpres Produktif sebesar Rp2,4 juta.

Pengiriman data tersebut dibagi dalam dua tahap. Data yang telah dikirim pada tahap I mencapai 41.776 UMKM dan tahap II sebanyak 64.337 UMKM.

"Tahap ketiga akan kami kirimkan Jumat 4 September. Total UMKM yang diusulkan mendapatkan Banpres Produktif sebanyak 180.000 UMKM," kata Ratu kepada wartawan, Rabu (2/9/2020).

Sebanyak 180.000 UKM itu, dia memaparkan, terdiri dari pedagang mikro dan nonmikro baik binaan maupun nonbinaan. Nantinya, data UMKM yang diusulkan tersebut akan diseleksi. Sistem seleksi cukup dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama, Alamat Tinggal, Jenis Usaha, Alamat usaha dan nomor telepon.

Hingga saat ini, kata Ratu, berdasarkan info dari Kemenkop baru data dari nasabah BRI, sedangkan untuk selanjutnya diprioritaskan dari usulan dinas. Data yang sudah di-cleansing nanti dikirim lagi ke dinas, kemudian dinas dengan bank-bank penyalur akan berkoordinasi untuk pencairan.

"Pencairan dana tahap I oleh Kemenkop dan UKM dicairkan dengan pengusul dari BRI dan PNM, selanjutnya tahap berikutnya baru dicairkan dari usulan dinas dinas se-Indonesia," ujarnya.

(Ins/an)

180.000 UMKM di Jakarta Akan Dapat Bantuan Presiden Rp2,4 Juta. Ini Penjelasannya.. 180.000 UMKM di Jakarta Akan Dapat Bantuan Presiden Rp2,4 Juta. Ini Penjelasannya.. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 1.9.20 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.