5 Warga Meninggal dan 23 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara

Media Swara Semesta (11/12/2020),

Sebanyak lima warga meninggal karena terseret arus banjir di Kabupaten Aceh Utara. Sementara 23 kecamatan terdampak banjir.

"Lima korban meninggal dunia dalam peristiwa banjir di Kabupaten Aceh Utara," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, Kamis (10/12/2020).

Lima warga meninggal dunia tersebut yakni Abdullah (60) warga Teungoh Geulumpang, Mansur (50) warga Prie, Tihawa (90) warga Keutapang, Rusli M Nur (52) warga Keude Blang Mee dan Muhammad Mawaris (16) warga Trieng Pantang.

Data sementara total korban sebanyak 26.760 jiwa dari 21.318 kepala keluarga (KK). Jumlah pengungsi mencapai 42.625 jiwa dari 5.547 KK.

Petugas BPBD Aceh Utara masih terus mendata jumlah korban, pengungsi dan rumah yang terendam. BPBD juga terus membangun kerja sama dengan seluruh instansi terkait proses evakuasi, penyaluran logistik dan penanganan lainnya terhadap bencana banjir serta longsor di salah satu kecamatan.

"Camat, Muspika serta perangkat gampong terdampak banjir diminta untuk terus melapor secara kontinu perkembangan banjir," kata Sunawardi.

Laporan terakhir, debit air di sejumlah gampong dan kecamatan juga sudah mulai surut. Jalan nasional Banda Aceh-Medan yang sempat terendam banjir juga sudah bisa dilalui kendaraan.

Hujan deras melanda wilayah Aceh Utara dan pegunungan Kabupaten Bener Meriah mengakibatkan Sungai Krueng Jambo Aye Arakundo dan Krueng Keureuto dan Krueng Pirak meluap. Sejumlah kecamatan terndam air pada Jumat (4/12/2020).



(ins/an)

5 Warga Meninggal dan 23 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara 5 Warga Meninggal dan 23 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 10.12.20 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.