Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf Terkait Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo "Tahap awal sudah bagus, tinggal tunggu prakteknya,"

Media Swara Semesta (31/1/2021)

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf mengapresiasi pernyataan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak setuju jika agama Islam diidentikkan dengan terorisme.

"Tahap awal sudah bagus, tinggal tunggu prakteknya," kata Gde Sriana melalui akun Twitternya, Sabtu (30/1). 

Dengan ketegasan itu, menurut Gde akan memupus agenda orang-orang sekitar kekuasaan yang gemar menjual isu Islam radikal, seperti yang terjadi di Pilpres 2014 dan 2019 yang kini membelah rakyat. 

Tapi, Gde menegaskan bahwa pernyataan bakal dipercaya publik dengan bertindak. Sebagai ajang pembuktinya ialah dengan membebaskan Habib Rizieq Shihab dan ulama lainnya juga ungkap kasus KM50 sejelas-jelasnyanya dan proses hukum kepada pelaku dan pemberi perintah. 

"Janganlah rakyat di PHP terus ketika angin tiba-tiba berubah dengan kerudung SMI (Sri Mulyani) dan statement Kapolri setelah dana wakaf mau dipakai pemerintah," sindir Gde. (R/red)

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf Terkait Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo "Tahap awal sudah bagus, tinggal tunggu prakteknya," Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf Terkait Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo "Tahap awal sudah bagus, tinggal tunggu prakteknya," Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 30.1.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.