H.Darma Wijaya,SE Turut Hadir Diundang Acara Pengajian Akbar dan Turnamen Bola Volley di Desa Dolok Merawan.




Media Swara Semesta (7/10)
Serdang Bedagai
Sebagai upaya untuk membentengi masyarakat agar terciptanya suasana yang kondusif dan bermartabat sekaligus menjadikan masyarakat desa yang religius dan bersatu dalam ukhuwah islamiah, Pujiono selaku kepala desa Dolok Merawan telah sepuluh tahun yang lalu menggagas adanya pengajian-pengajian dengan mengundang guru untuk bertausiyah siraman rohani bagi masyarakatnya.

Demi menjalin silaturahmi dan persatuan yang kokoh diantara Muslim dan muslimah disetiap dusun, maka dalam setahun dibuat 3 kali kegiatan pengajian Akbar untuk mempertemukan kelompok pengajian antar dusun yang kebetulan bertepatan pada hari Minggu 6 Oktober 2019 diadakan pengajian Akbar di dusun VI Kampung Bahjering pinggir.


Dalam pengajian Akbar di dusun VI tersebut turut diundang H.Darma Wijaya, SE, Camat Dolok Merawan, Kepala Desa sekitar desa Dolok Merawan, tokoh masyarakat dan tokoh agama  serta al-ustadz H.Ghazali Saragih yang sengaja diundang untuk memberikan tausiyah kepada yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Pujiono menyampaikan kepada Wakil Bupati bahwa "kegiatan pengajian Akbar ini sudah digagasnya sejak 10 tahun yang lalu yang dilakukan 3 kali dalam setahun", demi meningkatkan ukhuwah islamiah yang pada akhirnya untuk mempererat silaturahmi serta persatuan umat", ucapnya.

Selanjutnya camat Dolok Merawan Rico Ebtian.S.STP menyampaikan himbauannya agar mewaspadai bahaya narkoba, yang saat ini banyak memakan korban "hindari dan lawan bahaya narkoba dengan prestasi maupun olahraga", ucapnya.

Kemudian himbauan terhadap masyarakat diteruskan oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai H.DarmaWijaya, SE dengan menyampaikan bahwa "tingkat kekerasan dalam rumah tangga di Serdang Bedagai semakin tinggi, angka perceraian dalam rumah tangga juga semakin tinggi bahkan perlu diwaspadai dan dipantau tentang maraknya kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur", ucap Wabup.



"Dari analisis yang diketahui bahwa KDRT, kasus perceraian dan pencabulan anak dibawah umur, dipicu akibat dari penggunaan narkoba", ungkapnya
"Kasihan anak-anak yang masih dibawah umur, mereka trauma dengan perlakuan predator yang pada kenyataannya adalah orang tua sendiri, mereka tega melakukan hal yang tak pantas itu, karena lupa diri akibat dibawah pengaruh narkoba", lanjutnya.

"Hal ini diharapkan H.Darma Wijaya, SE kepada tokoh agama dan para ustadz untuk mensyi'arkan nilai-nilai agama demi memerangi bahaya narkoba yang dapat merusak dan menjerumuskan tatanan hidup", pintanya sambil mengakhiri kata sambutannya dalam pengajian Akbar ini.

"Dalam kesempatan itu Al ustadz H.Ghazali Saragih menyampaikan tentang keutamaan shalat, membaca Alquran,  dan bersodaqoh akan dapat membentengi diri serta menyelamatkan kita dunia dan akhirat"



Selesai acara pengajian Akbar, rombongan wakil bupati bergerak ke lapangan Gunung Para desa Dolok Merawan untuk membuka acara turnamen bola volley, yang merupakan bagian dari rangkaian tertib acara sesuai undangan dari kepala desa Pujiono dengan menyampaikan arahan-arahan, sekaligus melakukan servis perdana.

Terlihat dari kegiatan turnamen tersebut menunjukkan bahwa H. Darma Wijaya, SE merupakan sosok pemimpin yang energik dan cinta olahraga, karena kehadirannya membawa suasana turnamen lebih hidup lagi.


Ketika dikonfirmasi masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa "kedekatan Pak Wabup dengan masyarakat seperti tak berbatas dan orangnya seperti membaur", ucap mereka.

"Dia tanggap dan mau turun ke masyarakatnya, dan sudah sepantasnya kita mendukung pemimpin seperti itu dan sukses", harapan mereka kedepannya.


(Penulis/Wartawan : A'An Semesta)

H.Darma Wijaya,SE Turut Hadir Diundang Acara Pengajian Akbar dan Turnamen Bola Volley di Desa Dolok Merawan. H.Darma Wijaya,SE Turut Hadir Diundang Acara Pengajian Akbar dan Turnamen Bola Volley di Desa Dolok Merawan. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 6.10.19 Rating: 5

No comments:

Theme images by Jason Morrow. Powered by Blogger.