Tradisi Sungkeman Hari Raya IED Fitri 1441 Hijriyah




Lebaran dua hari lagi, hari kemenangan setelah sebulan lamanya berpuasa dan menahan hawa nafsu. Hari di mana manusia seolah lahir kembali dan suci tanpa setitik dosa. Semua kesalahan seolah telah luruh bersama ibadah Ramadan yang telah dilakukan. 

Lebaran, juga merupakan hari penuh suka cita. Saat keluarga dan handai tolan saling mengunjungi, berjabat tangan dan bermaaf-maafan. Hilanglah semua kesalahan yang pernah ada baik disengaja ataupun tidak.

Sebagaimana lebaran tahun lalu dan sebelumnya, keluarga kami selalu berkumpul saat Idulfitri tiba. Sungkeman selalu menjadi tradisi untuk meminta maaf kepada orang tua atau yang dituakan. Diawali Ibu yang sungkem pada Bapak, lalu dilanjutkan dengan putra-putrinya saling bermaafan dengan disusul saudara kandung yang lain.

Namun Dengan adanya pandemi yang berkepanjangan seperti saat ini. Entah bagaimana nanti kami akan merayakan lebaran. Anjuran #dirumahaja dan #janganmudikdulu mungkin yang akan kami patuhi.

Berlebaran diTahun ini dilakukan secara online mungkin akan menjadi pilihan utama. Video call akan menjadi cara efektif untuk berlebaran agar terhindar dari virus corona yang mematikan. Dan ini akan menjadi pengalaman baru berlebaran dan bermaafan di tengah pandemi.


Keluarga Besar Media Swara Semesta mengucapkan :
MINAL AIDIN WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
SALAM IDULFITRI 1441H

Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

Tradisi Sungkeman Hari Raya IED Fitri 1441 Hijriyah Tradisi Sungkeman Hari Raya IED Fitri 1441 Hijriyah Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 21.5.20 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.