"COVID-19 adalah Opini yang Dibangun oleh Paradigma", Penyataan ini Merupakan Pembangkangan Terhadap Pemerintah.


Media Swara Semesta (12/6)
Pernyataan 'COVID-19 adalah opini' yang diucapkan Sekretaris Daerah Bondowoso, Syaifullah menuai reaksi banyak pihak. Salah satunya dari kalangan legislatif.

Penyataan sekda dinilai telah meninggalkan tugasnya sebagai pembantu Bupati Bondowoso. Sehingga pernyataan tersebut telah mengesampingkan unsur profesionalisme.

"Sungguh ironis dan sangat tidak layak. Seorang sekda mengeluarkan statement bahwa COVID-19 adalah opini yang dibangun oleh paradigma," kata Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajat, saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2020).

Menurut politikus PDIP ini, pernyataan sekda dapat dikatakan telah melakukan pembangkangan. Baik terhadap Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, maupun ketentuan regulasi lainnya.

Pandemi COVID-19 dikategorikan sebagai kondisi darurat kesehatan. Maka pemerintah kemudian menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona.

"Di saat pemerintah pusat sampai dengan desa serius menangani COVID-19, serta recovery ekonomi, justru Sekda malah ber-statement begitu. Ini kan sangat ironis," imbuh Sinung.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video berisi ucapan 'COVID adalah opini' beredar luas. Suara itu merupakan ucapan Sekretaris Daerah Bondowoso, Syaifullah.

"Izinkan dalam kesempatan ini, COVID saya tinggalkan dulu. Bagi saya COVID ini adalah opini yang dibangun oleh sebuah paradigma," berikut suara dari video tersebut.

Sumber : dn
"COVID-19 adalah Opini yang Dibangun oleh Paradigma", Penyataan ini Merupakan Pembangkangan Terhadap Pemerintah. "COVID-19 adalah Opini yang Dibangun oleh Paradigma", Penyataan ini Merupakan Pembangkangan Terhadap Pemerintah. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 11.6.20 Rating: 5

No comments:

Theme images by Jason Morrow. Powered by Blogger.