Hasil Kunjungan Kerja Jokowi, Minta 2 Pekan Kasus Covid 19 di Jatim Harus Turun, Pemkab Gencar Rapit Test



Media Swara Semesta (26/6/2020)
Jakarta- Presiden Jokowi memberi waktu dua pekan bagi Jatim untuk menurunkan secara signifikan angka Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat pertemuan dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama kepala daerah di Jatim yang hadir secara virtual.

Adapun Kabupaten Madiun masuk dalam zona merah dengan 35 kasus Covid-19.

Terkait permintaan Jokowi, Pemkab Kabupaten Madiun akan masif melakukan rapid test dan tracing, khususnya di pasar tradisional dan tempat kerumunan.

Saat ini sudah ribuan orang yang di-rapid test. Dalam satu kali tracing dapat menjangkau 75 hingga 100 orang.

Saat ini total kesembuhan warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Madiun mencapai 80 persen.

“Masifnya rapid test dan tracing menjadikan kurva perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun menurun,” kata Bupati Madiun Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing, Kamis (25/6/2020) malam.

Masifnya rapid test dan tracing berdampak pada menurunnya jumlah warga terkonfirmasi Covid-19.

Penambahan kasus baru rata-rata berasal dari warga yang memiliki riwayat perjalanan ke luar kota.

Sementara penularan di dalam daerah tidak lagi ditemukan dalam tiga pekan terakhir.

Hingga Kamis, total kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun berjumlah 35 kasus.

Dari jumlah itu 28 orang dinyatakan sembuh dan tujuh masih dirawat.


Hasil Kunjungan Kerja Jokowi, Minta 2 Pekan Kasus Covid 19 di Jatim Harus Turun, Pemkab Gencar Rapit Test Hasil Kunjungan Kerja Jokowi, Minta 2 Pekan Kasus Covid 19 di Jatim Harus Turun, Pemkab Gencar Rapit Test Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 25.6.20 Rating: 5

No comments:

Theme images by Jason Morrow. Powered by Blogger.