Rumah Makan ARIBIA dan Pemukiman Gang Abadi Kelurahan Karya Jaya Tebing Tinggi Terendam Banjir, Diduga Bangunan Perumahan Juanda Penyebabnya.

Media Swara Semesta (27/11)

Tebing Tinggi

Akibat luapan air yang diduga tingginya intensitas hujan di hulu sungai Bahbolon sehingga meluap dihilir sungai Padang Tebing Tinggi dan hampir merata menggenangi kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Jum'at 27 Nopember 2020.

Air menggenangi pemukiman rumah warga hingga mencapai 50 cm  diseputaran BP7 kota tebing tinggi, apalagi di perumahan warga masyarakat Gang Abadi jln Ir.H Juanda kelurahan Karya Jaya Kecamatan Rambutan Tebing Tinggi mereka sangat kecewa atas jebolnya tanggul penahan  air di bantaran  sungai Padang  sekitar perumahan  mereka dan meminta pemerintah beserta DPRD Tebing Tinggi kiranya merawat tanggul bantaran sungai tersebut, ucap salah seorang warga masyarakat Gang Abadi.

Sebagai warga masyarakat Gang Abadi, kami meminta kepada pemerintah kiranya keadaan ini tidak terulang lagi kedepannya, karena dulunya banjir tidak pernah masuk kerumah walaupun banjir besar, hanya jalanan saja yang digenangi air, lanjut mereka.

Kami menduga keadaan seperti ini dipicu karena adanya pembangunan perumahan Juanda disebelah pemukiman kami ini, sehingga pemukiman kami menjadi imbas dari luapan air sungai, tambah mereka

Perhatikan kami Pak Walikota,, karena akibat keadaan seperti ini kami tidak bisa mencari nafkah bahkan dari kondisi seperti ini bisa saja menimbulkan wabah penyakit dikalangan masyarakat, harap mereka.

Hal yang sama juga disampaikan oleh pemilik rumah makan ARIBIA, tentang keadaan banjir sejak dulu tidak seperti ini, walaupun keadaan banjir besar atas luapan Sungai Padang.

Tahun-tahun yang lalu  ketika banjir besar, rumah makan kami ini tidak pernah terendam banjir namun sekarang ini kenapa beda, padahal banjir kali ini tidak seberapa jika dibandingkan tahun yang lalu, ucapnya.

"Kami sebagai masyarakat menduga, sejak adanya pembangunan lanjutan proyek perumahan Juanda disinyalir membuat tanggul penahan air di bantaran sungai Padang sekitar proyek 'jebol",  ujarnya.

"Menurut kabar yang kami dengar, tanggul penahan air di bantaran sungai Padang tersebut diratakan oleh pihak property pembangunan perumahan Juanda lanjutan tersebut,  ungkap pemilik rumah makan ARIBIA.

Masyarakat berharap, kiranya perusahaan Property boleh saja berinvestasi dalam mencari keuntungan dengan membangun perumahan, namun diharapkan agar memikirkan dampak lingkungan yang merugikan orang lain.



Wartawan : Annisa Khaq, SE

Rumah Makan ARIBIA dan Pemukiman Gang Abadi Kelurahan Karya Jaya Tebing Tinggi Terendam Banjir, Diduga Bangunan Perumahan Juanda Penyebabnya. Rumah Makan ARIBIA dan Pemukiman Gang Abadi Kelurahan Karya Jaya Tebing Tinggi Terendam Banjir, Diduga Bangunan Perumahan Juanda Penyebabnya. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 27.11.20 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.