Kacang Kedelai di Banda Aceh Mahal dan Langka, Perusahaan Tahu Tempe Rumahkan Karyawan

Media Swara Semesta (4/1/2021),

Kacang kedelai bahan baku tahu di Banda Aceh, Aceh langka di awal tahun 2021. Akibatnya, sejumlah pabrik pengolah tahu terpaksa berhenti beroperasi dan harus merumahkan puluhan pekerja.

Seperti terpantau di salah satu pabrik tahu Doa Poma milik Munawar yang terletak di Desa Blower, Kecamatan Baiturahman, Banda Aceh. Pabrik ini sudah berhenti beroperasi selama dua pekan akibat mahal dan langkanya bahan baku kedelai di pasaran.

Munawar mengaku, sebelumnya pedagang membeli kedelai dengan harga Rp350.000-Rp360.000 per sak dengan berat 50 kilogram. Kini mereka harus membelinya dengan harga Rp500.000 per sak.

“Kondisi ini membuat pedagang harus berpikir dua kali untuk memproduksi tahu,” katanya, Minggu (3/1/2021). 

Kenaikan dan kelangkaan kacang kedelai ini sudah terjadi sejak akhir Desember 2020. Dia berharap, agar pemeritah bisa menstabilkan harga dan kelangkaan kedelai segera diatasi. 

Langkanya kedelai di Banda Aceh juga membuat sejumlah pengusaha tempe terpaksa menghentikan produksi. Puluhan pekerja pabrik terpaksa dirumahkan yang berdampak terhadap pendapatan ekonomi keluarga. 


(ins/an)

Kacang Kedelai di Banda Aceh Mahal dan Langka, Perusahaan Tahu Tempe Rumahkan Karyawan Kacang Kedelai di Banda Aceh Mahal dan Langka, Perusahaan Tahu Tempe Rumahkan Karyawan Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 4.1.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.