Gegara Panggil Sayang ke Penjual Kopi, Oknum LSM Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah

Media Swara Semesta (16/2/2021),

Abdul Kudus (51) tewas bersimbah darah setelah dibacok menggunakan parang oleh Andi Trio Santoso (32). Korban dibacok di bagian muka setelah menggoda perempuan penjual kopi yang merupakan istri Andi Trio Santoso. 

Peristiwa yang mengemparkan itu berlangsung di depan Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di Kompleks Perkantoran Pemda OKU Selatan. Saat itu korban yang merupakan oknum LSM Wahana Aspirasi Masyarakat (WAS) bersama rekannya Risman minum kopi di warung milik pelaku.

Setelah selesai menikmati kopi dan hendak membayar, korban sempat menggoda istri pelaku bernama Isna (47). Candaan itu didengar oleh pelaku Andi yang baru pulang dari kebun.

Karena tersinggung mendengar ucapan korban, pelaku yang baru membina rumah tangga selama tiga bulan itu langsung mendatangi korban dan menebaskan parang yang dibawanya tepat mengenai wajah korban.

Korban yang diserang tiba-tiba dengan senjata tajam panik. Dengan luka bacok di wajah dan darah mengucur korban sempat menyelamatkan diri masuk ke gerbang perkantoran BPKAD OKU Selatan.

Akibatnya, puluhan pegawai yang berdinas di kantor tersebut histeris ketakutan mendapati pemandangan mengerikan. Hingga akhirnya pihak kepolisian dan bantuan medis tiba di lokasi kejadian. Namun setelah sempat mendapatkan perawatan medis, sekitar pukul 18.15 WIB korban meninggal dunia.

Kapolres OKU Selatan AKPB Zulkarnain Harahap melalui Kasat Reskrim AKP Apromico membenarkan peristiwa penganiayaan di warung nasi depan Kantor BPKAD OKUS. Tersangka sudah diamankan guna penyidikan lebih lanjut. "Ya, kasus penganiayaan dugaan sementara karena kesalahpahaman dan cemburu,” ujarnya, Selasa (16/2/2021).


(ins/an)

Gegara Panggil Sayang ke Penjual Kopi, Oknum LSM Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah Gegara Panggil Sayang ke Penjual Kopi, Oknum LSM Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah  Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 15.2.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.