Kades Mainu Tengah Diduga Tidak Menghargai Tamu Sebagai Bentuk Pelayanan Publik Pemerintah Desa.

 


Media Swara Semesta (3/2/2021)

Dolok Merawan, Serdang Bedagai

Sangat disesalkan Penerimaan dan penghargaan terhadap yang datang ke kantor Desa Mainu Tengah, kecamatan Dolok Merawan, diduga tidak menghargai tamu, sebagai bentuk pelayanan publik.

Kurangnya menghargai atas pelayanan publik yang dilakukan oknum Kepala Desa Mainu Tengah terbukti dengan tindakan pembiaran atas kedatangan Pimpinan Media Swara Semesta sebagai tamu ke desa tersebut, Rabu, 3 Pebruari 2021.

Seharusnya sebagai Kades Mainu Tengah, setidaknya bermanis muka dan menyampaikan salam untuk bersabar dalam memberikan pelayanan publik terhadap segenap masyarakat indonesia atas bentuk tanggung jawab kepala pemerintah di desa itu, karena salah satu fungsi pemerintah adalah menyelenggarakan kegiatan pembangunan dan pelayanan, ucap Muhammad Adlin kepada Media Swara Semesta.

"Karena Kades Mainu Tengah tidak mengenal saya, maka disinyalir sifat memandang rendah profesi wartawan ditunjukkannya terhadap diri saya, padahal kedatangan saya untuk menyampaikan undangan", lanjutnya.

"Setidaknya ada yang menanyakan saya, datang dengan keperluan apa, namun hal itu tidak ada, bahkan hampir satu jam kedatangan kami seperti orang yang tidak dipedulikan".

"Ingatlah, Negara Republik Indonesia menganut sistem demokrasi artinya Dari rakyat, Oleh rakyat dan Untuk rakyat, dimana rakyatlah memegang kekuasaan tertinggi. Konsep ini merupakan pola/patron dalam memberikan pelayanan publik,  sebagaimana sudah diatur dalam konstitusi negara".

Kalau ditinjau dari perlakuan Kades Mainu Tengah atas pelayanan publik yang diperbuatnya, dapat diindikasikan bertolak belakang terhadap Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, "bahwa Pelayanan Publik merupakan kegiatan atau rangkaian dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk", tegasnya.

"Atas kejadian itu, dimintakan kepada Camat Dolok Merawan agar menyampaikan kepada Kades Mainu Tengah untuk mengedepankan sikap saling menghargai, saling menghormati dan saling bekerja sama, karena hal itu bagian dari landasan hukum kita yaitu nilai-nilai Pancasila, selanjutnya jadikanlah wartawan sebagai mitra kerja karena tugas wartawan adalah pilar keempat demokrasi". tutup Muhammad Adlin. 

(Red)


Kades Mainu Tengah Diduga Tidak Menghargai Tamu Sebagai Bentuk Pelayanan Publik Pemerintah Desa. Kades Mainu Tengah Diduga Tidak Menghargai Tamu Sebagai Bentuk Pelayanan Publik Pemerintah Desa. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 3.2.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.