Melalui Vicon Gubri Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Pemkab Rohul Libatkan Semua Elemen Cegah Karhutla

Media Swara Semesta (16/2/2021),

Rokan Hulu– Mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kerap jadi langganan di Provinsi Riau saat musim kemarau, Gubernur Riau (Gubri) Drs H. Syamsuar M.Si resmi telah tetapkan Riau status Siaga Karhutla.

Status Siaga Karhutla disampaikan Gubri Syamsuar di Gedung Daerah, Balai Serindit, Pekanbaru, Senin (15/2/2021), ketika Video Conference (Vicon) diikuti Bupati dan Walikota se- Riau.

Di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Bupati H.Sukiman diwakili Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, bersama Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, perwakilan Kejari, Kadiskominfo Rohul Drs Yusmar M.Si, Kasat Shabara AKP Kamsir dan Sekretaris BPBD Rohul Afrizal,

Sikapi penetapan status Siaga Karhutla oleh Gubri, Sekda Rohul Abdul Haris mengatakan, Kabupaten Rohul tetap mengikuti kebijakan Pemprov untuk penetapan status di Kabupaten Rohu. Hal itu merupakan antisipasi bagi Pemkab untuk menghindari terjadinya Karhutla

“Kita juga mengevaluasi di tahun 2020, saat itu kita juga mengikuti kebijakan Provinsi. Hasilnya Alhamdulillah tidak terjadi Karhuta di Rohul, tqhun dulu kita 0 titik apai, berharap tahun 2021 ini kita juga masih bisa mempertahankan hal tersebut,” harapnya.

Namun jelas Sekda, tentunya dengan melibatkan seluruh elemen dan komponen yang ada Kabupaten Rohul juga bersama TNI dan Polri berupaya mencegah agar tidak terjadinya Karhutla di Rohul ini.

Sekda menambahkan, bahwa penetapan Status siagar daurat Karhutla ini Pemkab Rohul menunggu keputusan resminya dari Pemprov secara tertulis.

“Tadi baru disampaikan secara lisan oleh Gubri, dan nantinya dari hasil keputusan tersebut kita juga akan mengeluarkan status di Rohul dan nanti menentukan langkah-langkah yang akan kita lakukan bersama dengan TNI dan Polri,” sebut Sekda.

Abdul Haris, mengaku Pemkab juga mengaktifkan seluruh komponen masyarakat yang sudah tergabung dalam masyarakat peduli api dan Manggala Agni yang sudah siap di beberapa wilayah terutama di 2 Kecamatan yang status lahannya memiliki lahan gambut yaitu di Kepenuhan dan Kecamatan Bonai Darussalam.

“Ini menjadi perhatian khusus kita termasuk juga di daerah yang rawan kebakaran yaitu di sekitar Bukit Barisan terutama di kecamatan Rokan IV Koto ini menjadi perhatian khusus tentunya nanti supaya di daerah tersebut tidak dilakukan pembakaran baik pembukaan lahan maupun kebakaran yang disebabkan oleh kelalaian,” pintanya.

“Terkait penganggaran Bencana Alam dibebankan dalam APBD Rohul, Karena bencana alam bencana ini kan satu hal yang tidak bisa kita rencanakan sebelumnya, karena bencana bisa muncul kapan saja dan tanpa kita perhitungkan sebelumnya. Namun kita sudah menyediakan anggaran biaya tidak terduga di BTT Kabupaten Rohul sebesar Rp5 Miliar,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan untuk mencegah Karhutla di Rohul, pihaknya melibatkan seluruh elemen dan Pilar di Desa dan Kecamatan.

“Kemudian persiapan lain khususnya sarana dan prasarana mini strike, ketersedian air dengan memanfaatkan embung serta menginstruksi seluruh Polsek untuk melakukan inventarisasi guna melakukan upaya-upaya kongkrit dan tanggap darurat agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Saat Vidcon, Gubri menyatakan Riau Provinsi yang rawan bencana Karhutla serta asap, dengan potensi kawasan gambut yang mencapai 54 persen dari total luas Provinsi Riau di Pulau Sumatera.

Gubri juga mengatakan, bencana Karhutla sudah jadi isu penting dan menghabiskan APBN dan APBD yang cukup besar. Dana itu dipakai untuk kegiatan penanggulangan Karhutla serta kabut asap.

Karena sebut Gubri dalam Vicon, secara geografis Riau berdekatan dengan Singapura dan Malaysia menyebabkan asap mudah menyebar ke Negara tetangga sehingga dapat mengganggu hubungan bilateral antar negara.

Ditahun 2020, Riau berhasil menekan karhutla sehingga menurun hingga 83,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Diawal tahun 2021, sudah muncul beberapa titik api yang tersebar di sejumlah kabupaten di Riau.

Penetapan Status Siaga Karhutla secara perundang-undangan merujuk pada Peraturan Gubernur Riau 09 Tahun 2020 tentang Prosedur Tetap Kriteria Penetapan Status Keadaan Bencana dan Komando Satuan Tugas Pengendalian Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau.Status siaga darurat bencana Karhutla di Riau tahun 2021, ditetapkan mulai tanggal 15 Februari sampai dengan 31 Oktober 2021 mendatang. 


(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

Melalui Vicon Gubri Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Pemkab Rohul Libatkan Semua Elemen Cegah Karhutla Melalui Vicon Gubri Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Pemkab Rohul Libatkan Semua Elemen Cegah Karhutla Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 16.2.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.