Tes Urine Dadakan Bagi 28 Orang Karyawan Kebun Gunung Pamela, Diduga Cacat dan Tak dapat Dipertanggungjawabkan.


Media Swara Semesta (1/4/2021)

Gunung Pamela, Serdang Bedagai.

Tes Urine Dadakan yang dilakukan manajemen Kebun Gunung Pamela diduga merupakan upaya untuk memecat karyawan lapangan, karena perlakuan tes urine tidak sesuai standard prosedural.

Untuk mendeteksi apakah seseorang menggunakan narkoba, seharusnya  melakukan sebuah tes toksikologi atau skrining toksikologi. Tes ini merupakan tes untuk mengecek kadar narkoba dalam tubuh. 

Tes ini mengecek kandungan obat-obatan atau bahan kimia seperti narkoba. Namun, tes ini tidak hanya bisa dilakukan pada urine, melainkan juga pada darah dan air liur. 

Obat-obatan seperti narkoba dapat masuk ke sistem tubuh dengan ditelan, dihirup, suntikan, atau diserap melalui kulit. Melalui tes toksikologi hal itu bisa dideteksi keberadaannya dengan standard prosedur dibawah ini.

  • Kamu akan menerima cangkir spesimen dari petugas yang melakukan tes;
  • Kamu harus meninggalkan dompet, tas kerja, atau barang-barang lainnya di ruangan lain saat mengikuti tes dan kamu harus memastikan bahwa kamu telah mengosongkan kantong.
  • Pada kasus yang jarang terjadi, perawat atau teknisi dengan jenis kelamin yang sama akan menemani ke kamar mandi untuk memastikan kamu mengikuti semua prosedur pengujian. Mereka akan menjelaskan alasan mereka harus mengawasinya; 
  • Bersihkan area genital dengan kain lembab yang disediakan oleh teknisi;
  • Buanglah air kecil ke dalam cangkir, dan kamu memerlukan untuk menghasilkan setidaknya 45 mililiter untuk sampel.
  • Setelah selesai buang air kecil, tutup gelas dan bawalah ke petugas.
  • Suhu sampel diukur untuk memastikan bahwa urine dalam kisaran yang diharapkan,
  • Setelah itu, kamu dan petugas harus melakukan kontak visual dengan spesimen urin setiap saat agar sampel urine kamu tidak terkontaminasi oleh benda-benda lain seperti tisu toilet, feses, darah atau rambut. Pengawasan ini dilakukan sampai sempel disegel dan dikemas untuk pengujian.

Menurut salah seorang dari mereka yang di tes urine saat itu perlakuan panitia dari manajemen kebun Gunung Pamela disinyalir tidak sesuai ketentuan di atas dan cacat  tidak dapat dipertanggungjawabkan, ungkapnya.

Ironisnya lagi, tes urine yang dilakukan oleh panitia dari manajemen Kebun Gunung Pamela sejak hari Selasa 30 Maret 2021 hingga berita ini diterbitkan belum diketahui siapa yang positif ataupun negatif, hal itu disampaikan manajemen Kebun Gunung Pamela kepada redaksi Media Swara Semesta via Pesan SMS, Rabu, 31 Maret 2020 jam 09.37.

"Sampai saat ini, saya tidak tau siapa yg negatip dan positip". Sementara disisi lain setelah kegiatan tes urine selesai, salah seorang dari mereka melakukan tes urine ke Laboratorium Semangat Tebing Tinggi, langsung hasilnya bisa diketahui dan dipertanggungjawabkan oleh pihak laboratorium (red)

Dari kejadian yang telah menyimpang dari peraturan kepala BNN nomor 11 tahun 2018, maka hasil uji tes urine yang dilakukan Kebun Gunung Pamela tanggal 30 Maret 2021, diduga tidak dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya.

Humas LSM Swara Semesta dalam menyikapi kejadian ini, berharap kepada manajemen Kebun Gunung Pamela terutama Askep Irwanda Harapan dan APK Ahmad Kamil, untuk melakukan manajemen rahmatan lil 'alamin dengan menebar kebaikan melalui pembinaan, karena kasihan mereka yang terjebak akibat salah prosedur.

Begitu juga kepada Bapak Direksi PTPN III, diharapkan untuk membuat surat edaran, sebagai acuan agar panitia pelaksana kegiatan tes urine sebelum melakukan pekerjaannya agar disumpah supaya sejalan bahwa kerja itu bagian dari ibadah.

Ingatlah bahwa hidup ini adalah untuk mengabdi kepada Ilahi, disamping mengerjakan roda perusahaan namun tetap menebar kebaikan.

(Red)


Tes Urine Dadakan Bagi 28 Orang Karyawan Kebun Gunung Pamela, Diduga Cacat dan Tak dapat Dipertanggungjawabkan. Tes Urine Dadakan Bagi 28 Orang Karyawan Kebun Gunung Pamela, Diduga Cacat dan Tak dapat Dipertanggungjawabkan. Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 31.3.21 Rating: 5

No comments:

Theme images by Jason Morrow. Powered by Blogger.