Menag Sebut Perubahan Libur Nasional untuk Lindungi Masyarakat dari Covid-19

Media Swara Semesta (19/6/2021),

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Coumas mengatakan, perubahan libur nasional dan cuti bersama 2021 ditujukan untuk menjaga masyarakat dari pandemi Covid-19. Ada dua hari libur nasional yang digeser dari waktu sebelumnya.

Pertama, libur tahun baru Islam 1443 Hijriah yang jatuh pada Selasa 10 Agustus 2021 diubah menjadi Rabu 11 Agustus 2021.

Kedua, libur Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada Selasa 19 Oktober 2021 diubah menjadi Rabu 20 Oktober 2021. Ketiga, cuti bersama Natal 2021 yang jatuh pada 24 Desember 2021 ditiadakan.

"Saya kira ini sejalan dengan keinginan kita semua untuk menjaga seluruh masyarakat Indonesia dari Covid-19," ucap Yaqut saat jumpa pers virtual dari Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (18/6/2021).

Yaqut pun menegaskan libur keagamaan tersebut hanya digeser, bukan ditiadakan. Menurutnya ini bentuk afirmasi pemerintah terhadap psikologi umat beragama. Meski pandemi Covid masih ada, namun libur tetap diberikan.

"Pemerintah memahami psikologi atau kejiwaan umat beragama di Indonesia terutama umat Islam, jadi meski pandemi Covid masih ada di mana-mana, belum hilang secara seluruhnya, tapi hari libur tetap diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap umat beragama, demikian pula dengan peniadaan cuti bersama di 24 Desember," katanya.


(ins/an)

Menag Sebut Perubahan Libur Nasional untuk Lindungi Masyarakat dari Covid-19 Menag Sebut Perubahan Libur Nasional untuk Lindungi Masyarakat dari Covid-19 Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 18.6.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.