Gubernur Sumbar Keluhkan Pasokan Vaksin Tak Sebanyak di Jawa

Media Swara Semesta (9/7/2021),

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengeluhkan stok vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat sedikit. Ia membandingkan dengan pasokan vaksin Covid-19 untuk wilayah-wilayah di Pulau Jawa. 

Mahyeldi menyebut Sumatera Barat baru menerima sekitar 1 juta dosis vaksin hingga saat ini. Sekitar 900 ribu dosis telah disuntikkan ke warga di berbagai kabupaten/kota.

"Suplai vaksin kepada kita juga memang terjadi seperti yang Anda katakan, itu hanya kepada di Jawa," kata Mahyeldi saat dihubungi, Kamis (8/7).

Politikus PKS itu menyebut sisa stok vaksin Covid-19 di Sumatera Barat hanya puluhan ribu dosis. Ia menyebut kemungkinan stok akan habis dalam hitungan hari.

Mahyeldi menyebut pihaknya telah dijanjikan sekitar 800 ribu dosis vaksin tambahan. Namun, kiriman itu belum kunjung sampai. 

"Kita dinilai dari target yang akan kita vaksin. Sementara vaksin yang disediakan jauh dari itu," ujarnya. 

Dia menyampaikan Sumatera Barat butuh sekitar 8 juta dosis vaksin untuk mewujudkan kekebalan komunal atau herd immunity. Jumlah itu diperlukan untuk menyuntik sekitar 4 juta warga.

Mahyeldi berharap pemerintah pusat memasok vaksin ke provinsinya dengan jumlah memadai. Ia optimistis bisa memvaksin 70 persen warga Sumatera Barat akhir tahun ini jika pasokan vaksin lancar. 

"Capaian dari vaksin yang sudah diberikan pada kita ya sudah 95 persen," ujarnya. "Akhir tahun ini Insya Allah (mencapai target herd immunity), tergantung suplai distribusi vaksin," kata dia.Is

Gubernur Sumbar Keluhkan Pasokan Vaksin Tak Sebanyak di Jawa Gubernur Sumbar Keluhkan Pasokan Vaksin Tak Sebanyak di Jawa Reviewed by MEDIA SWARA SEMESTA on 8.7.21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.